Mau Ajarkan Anak Buang Air Sendiri? Ini 4 Cara yang Dapat Diterapkan

Mau Ajarkan Anak Buang Air Sendiri? Ini 4 Cara yang Dapat Diterapkan

Penggunaan popok baik yang sekali pakai maupun popok kain memang sangat diperlukan pada bayi hingga anak berusia sekitar 5 tahun. Biasanya orangtua akan membeli popok dalam jumlah besar sebagai stok, apalagi jika ada diskon Pokana karena produk popok satu ini sangat aman untuk si kecil.

Akan tetapi, Anda harus ingat bahwa popok tidak dapat terus menerus dipakai. Akan tiba saatnya anak berhenti menggunakan popok karena usianya sudah melewati masa penggunaan popok. Jika anak sudah memasuki masa melepas popok, maka orangtua perlu membantu untuk melakukan toilet training atau latihan menggunakan toilet.

Cara Penerapan Toilet Training di Si Kecil

Toilet training atau pengenalan penggunaan toilet kepada anak dapat membantu si kecil agar tidak mengompol di celana baik siang atau malam hari. Pelatihan penggunaan toilet ini bukan sesuatu yang instan, tapi memerlukan waktu dan kesabaran dalam menjalankannya. Berikut beberapa tips yang dapat digunakan membantu anak menggunakan toilet:

1.     Kenali Ciri Anak yang Siap Toilet Training

Hal penting untuk diketahui oleh para orangtua bahwa usia anak untuk mulai siap menggunakan kamar mandi atau toilet sendiri tidaklah sama. Ada anak yang sudah bisa melakukannya di usia 18 bulan, tapi kebanyakan baru dapat melakukannya setelah usia 24 bulan.

Orangtua harus bisa mengenali kapan waktu anak siap pergi ke toilet sendiri. Selain itu, Anda juga dapat membantu memperkenalkan penggunaan toilet pada anak. Kenali beberapa ciri anak yang siap melakukan pelatihan penggunaan toilet berikut:

  • Anak merasa tidak nyaman saat kondisi popoknya basah.
  • Anak bisa pergi ke kamar mandi sendiri jika merasa ingin pipis dan membuka celana sendiri.
  • Anak mampu menerima perintah sederhana.
  • Jadwal buang air besar terprediksi atau memperlihatkan tanda lewat ekspresi atau postur. Bisa juga anak berkata saat ingin pipis atau buang air besar.

2.     Tempatkan Potty Chair

Anda dapat memulai tahapan pelatihan penggunaan toilet dengan menempatkan potty chair atau kursi untuk pelatihan penggunaan toilet untuk anak. Cara ini cukup efektif untuk membantu mengenalkan penggunaan toilet pada anak.

Namun, tidak serta merta orangtua harus memaksa anak melepaskan popok. Ajarkan dengan perlahan untuk membuka popok dan celana saat hendak pipis. Penggunaan popok celana akan cukup membantu karena dapat dilepas pasang. Nah ada diskon Pokana yang keluarkan popok dengan kualitas yang berkelas dan nyaman buat buah hati.

3.     Perkenalkan Anak dengan Fungsi Toilet

Orangtua harus mulai membantu anak untuk menggunakan toilet dan kamar mandi. Bawa anak untuk mengenal tempat-tempat tersebut dan perkenalkan fungsi dari berbagai perlengkapan serta peralatan di dalamnya.

4.     Berikan Pujian Jika Anak Melakukan dengan Baik

Biasakan dengan memberi mereka sebuah pujian jika mereka telah bisa kerjasama dengan baik terhadap perintah yang orangtua berikan. Melakukan hal ini dapat memberikan efek positif dan rasa bangga bagi anak. Tunjukkan kesabaran dan pengertian saat anak belum berhasil serta beri semangat.

 

Melakukan toilet training membutuhkan beberapa perlengkapan, seperti potty chair. Perlengkapan bayi dan anak bisa dibeli langsung di toko atau melakukan pemesanan daring. Selain itu, juga terdapat berbagai produk bayi lain yang bisa dibeli secara daring. Jangan lupa gunakan diskon Pokana untuk mendapatkan produk berkualitas.

Lifestyle Parenting